Menu
Menu

IDNFinancials, JAKARTA – PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) atau dikenal dengan Homeco Livingkembali menunjukkan optimismenya terhadap potensi pasar produk rumah tangga dan gaya hidup di Indonesia. Melalui gelaran Inspired Home and Living Show (IHLS) Expo 2025, perseroan menargetkan transaksi senilai Rp90 miliar selama empat hari penyelenggaraan pameran yang berlangsung pada 1–4 Oktober 2025, at di The Hall, Senayan City, Jakarta Pusat.
Direktur Utama Homeco, Ellies Kiswotomengungkapkan bahwa target tersebut meningkat dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berhasil menembus Rp75 miliar dalam periode yang sama. Kenaikan target ini, menurutnya, mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap prospek penjualan yang terus tumbuh di sektor home & lifestyle nasional. sector.
“Tahun lalu target kami Rp75 miliar dan berhasil tercapai. Tahun ini kami optimis bisa melampauinya dengan target Rp90 miliar. IHLS selalu menjadi momentum penting bagi kami untuk memperkenalkan inovasi produk baru sekaligus memperkuat kehadiran merek di pasar,” ujar Ellies dalam IHLS Expo 2025 press conference , Rabu (1/10).
Sejak pertama kali digelar, IHLS Expo dikenal sebagai gelaran yang tidak hanya menampilkan produk-produk rumah tangga berkualitas, tetapi juga menjadi wadah bagi Homeco Living untuk memperkenalkan lini produk terbaru.Tahun ini, perseroan kembali membawa berbagai koleksi unggulan, mulai dari Tokuhin (peralatan plastik), OP Beauty by One Price (rangkaian alat kecantikan), hingga Chopa & Dooloo (produk vacuum flask dan bottle).

Pameran ini juga menjadi bagian dari strategi penjualan langsung perusahaan yang dinilai efektif dalam memperluas basis konsumen dan meningkatkan kesadaran merek. Tak hanya menyasar konsumen ritel, IHLS Expo juga menarik perhatian pelaku bisnis, distributor, dan mitra potensial yang tertarik menjalin kerja sama dengan Homeco.
Namun, ekspansi Homeco tidak berhenti pada strategi expo dan bazaar semata. Manajemen menyebutkan, perseroan kini tengah memperkuat fondasi bisnis jangka panjang dengan melakukan diversifikasi ke sektor kemasan kosmetik sebuah langkah strategis yang diambil untuk menangkap peluang di industri kecantikan yang tengah berkembang pesat di Indonesia.
Dalam public expose insidentil yang digelar pada Senin (29/9), manajemen menjelaskan bahwa LIVE kini telah menjalin kerja sama dengan sejumlah merek kecantikan ternama nasional, seperti Purbasari, Azzarine, and Viva. Kolaborasi ini diharapkan menjadi salah satu sumber pertumbuhan baru yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja perusahaan ke depan.
Selain bekerja sama dengan sektor swasta, LIVE juga aktif berpartisipasi dalam program sosial pemerintah yang berdampak ekonomi. Salah satu inisiatif terbaru adalah penyediaan tray makan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Badan Gizi Nasional (BGN).Melalui keterlibatan ini, Homeco tidak hanya berperan dalam rantai pasok industri, tetapi juga turut berkontribusi terhadap program peningkatan gizi masyarakat.
“Kami percaya bahwa bisnis yang berkelanjutan tidak hanya diukur dari sisi penjualan, tetapi juga kontribusi terhadap masyarakat. Karena itu, kami terus mencari cara agar produk kami bisa memberi manfaat lebih luas,” tambah Ellies.
Homeco Living juga tengah mempersiapkan pengiriman ekspor perdana ke Amerika Serikat.Kerja sama ini dilakukan dengan salah satu merek besar di negeri tersebut, yang menjadi langkah awal bagi perusahaan untuk menembus pasar global. Langkah ekspor ini sekaligus menandai babak baru dalam perjalanan LIVE untuk menjadi produsen home & lifestyle yang kompetitif di tingkat internasional.
perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp363,9 miliar pada akhir tahun 2025.Hingga semester I tahun ini, LIVE telah mencatat realisasi sebesar 42,7% dari total target tersebut.
Meskipun kondisi daya beli masyarakat masih menghadapi tekanan akibat dinamika ekonomi, manajemen menegaskan bahwa komitmen terhadap inovasi, efisiensi, dan ekspansi pasar akan menjadi kunci untuk menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir tahun.
“Kami tetap optimis bahwa target 2025 dapat tercapai, terutama dengan dukungan dari lini produk baru dan pasar ekspor yang mulai terbuka,” ujar perwakilan manajemen LIVE.
Sementara itu, pada sesi perdagangan Rabu (1/10), harga saham LIVE tercatat turun 6 poin atau 3,17% ke level Rp183 per saham. Dalam lima hari terakhir, saham LIVE mengalami 23.11% koreksi hingga 23,11%, namun dalam satu bulan terakhir masih mencatat kenaikan 9,58%,menunjukkan adanya potensi pemulihan yang kuat di tengah volatilitas pasar.
Dengan strategi yang terukur, portofolio produk yang semakin luas, serta langkah ekspansi menuju pasar global, LIVE optimis dapat memperkuat posisinya sebagai perusahaan home & lifestyle terkemuka yang tidak hanya berorientasi pada penjualan, tetapi juga pada keberlanjutan dan nilai tambah bagi masyarakat.